img
PESAN DRAMAGA: LIMA KOMITMEN RIMBAWAN UNTUK MASA DEPAN KEHUTANAN INDONESIA

[SIARAN PERS DEWAN PENGURUS PUSAT HIMPUNAN ALUMNI FAHUTAN IPB]

PADA Sabtu, 14 Februari 2026, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University menggelar Temu Nasional Rimbawan 2026. Pertemuan dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki.

Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Dodik Ridho Nurrochmat membacakan Pesan Dramaga di depan sekitar 500 rimbawan yang berasal dari berbagai ikatan alumni, perguruan tinggi, dan Pengurus Cabang Sylva Indonesia dari seluruh Indonesia.

Dodik menjelaskan lima poin Pesan Dramaga sebagai komitmen rimbawan Indonesia memajukan kehutanan.

Pertama, mengawal kebijakan kehutanan nasional agar tetap berpijak pada sains, keberlanjutan, dan keadilan ekologis.

Kedua, memperkuat peran kampus kehutanan sebagai pusat pemikiran, inovasi, dan solusi kebijakan kehutanan yang objektif, kritis, dan konstruktif, sekaligus sebagai ruang utama pembinaan dan regenerasi rimbawan muda yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kelestarian hutan.

Ketiga, mengoptimalkan peran rimbawan sebagai agen perubahan sekaligus meneguhkan korsa rimbawan sebagai kekuatan moral dan intelektual yang menjunjung tinggi etika profesi dalam menghadapi tantangan kehutanan masa depan.

Keempat, membangun dan merawat kolaborasi nasional yang inklusif dan berkelanjutan antar rimbawan dan para pemangku kepentingan.

Dan kelima, menegaskan peran dan tanggung jawab bersama Rimbawan Indonesia dalam pencegahan, mitigasi, dan pemulihan bencana lingkungan berbasis kehutanan dan pengelolaan lanskap berkelanjutan.

"Rimbawan Indonesia percaya bahwa masa depan kehutanan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas kolaborasi, integritas profesi, dan keberanian untuk berpikir serta bertindak melampaui kepentingan sektoral," kata Dodik.

Menurut Dodik, Dramaga, lokasi kampus IPB di Bogor, Jawa Barat, menjadi titik tolak komitmen bersama bahwa rimbawan Indonesia siap mengambil peran lebih besar, lebih strategis, dan lebih bermakna bagi keberlanjutan hutan dan masa depan Indonesia.

Setelah membacakan Pesan Dramaga, Dodik menyerahkan salinannya kepada Menteri Kehutanan dan Wakil Menteri Kehutanan.

Menurut Ketua Umum DPP Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University (DPP HA-E IPB), Erwan Sudaryanto, Temu Nasional Rimbawan 2026 merupakan wadah konsolidasi Nasional Rimbawan dalam memperkuat korsa, menyatukan langkah, serta menegaskan komitmen kolektif yang bertujuan untuk penguatan dukungan Rimbawan terhadap kebijakan Kehutanan strategis, penegasan peran kampus Kehutanan serta eksistensi alumni dalam mendukung implementasi kebijakan kehutanan nasional.

"Kegiatan yang digagas DPP HA-E IPB ini dilaksanakan dalam upaya memperkokoh kolaborasi nasional antar ikatan alumni dan organisasi rimbawan. Temu Nasional Rimbawan 2026 menegaskan komitmen Rimbawan Indonesia sebagai mitra strategis Pemerintah, memperkuat sinergi multipihak, serta menguatkan peran kampus dan alumni dalam pengembangan inovasi dan implementasi kebijakan kehutanan," pungkas Erwan.

(*)